Review: Angel

Rabu, 13 April 2011
Dulu, betapa makmurnya aku, aku memiliki banyak kekayaan, hartaku melimpah ruah tak terhingga, pekerjaanku nyaris berhasil, aku juga memiliki istri yang bak bidadari. Hidupku benar benar sempurna.

Namun, kejadian di pagi itu, benar benar membuat segalanya raib. Sepertinya tuhan tidak menginginkanku 'tuk hidup disini. Aku frustasi, sejak kecelakaan itu. Satu per satu hilang dari sisihku, haruskah aku mengulanginya lagi? Tapi, butuh berjuta juta usaha, dan lihat saja, aku sudah benar benar tidak berdaya.

Hingga pada saat aku ingin pergi dari dunia ini, aku melihat seorang anak kecil, kira kira beusia 13 tahun, ia menggenekan baju yang compang camping. Dia sepertinya menunggu seseorang. Aku merasa tidak enak, akan kehadiranya, aku ingin rencanaku sukses, aku ingin segera pergi. Kira kira 1 jam, aku menunggu, oh, apa yang ia nantikan?! 2 jam... Oke, habis kesabaranku!

Ku hampiri dia, "Hei, bocah tengil, kau tau, dimana sekolahmu? ini buka tempat ang layak untukmu! Pergilah! Untuk apa kamu disni?!" Bentakku, dengan suara yang lantang
"Apakah kehadiranku, mengganggu anda?" Tanyanya, sambil tersenyum kearahku.
"eem.." Sesekali aku bergumam, untuk apa dia balik bertanya, bukankah harusnya dia merasa takut dimarai seseorang?
"Aku sedang menunggu seseorang" Jawabnya santai.
"Siapa?"
"Seseorang yang belum mengerti, hidup itu apa.." kalimat itu begitu singkat, namun, aku tersentak kaget. Di depannya, walau aku memiliki tubuh yang lebig besar dari dirinya, sekarang, aku merasa sangat kecil, kecil sekali.
"tuan, apakah anda tau, siapa orangnya? maukah tuan, memberi tau aku..?"

0 Comment:

Posting Komentar

Apa komentar kaliann..?? ~