review: dear, 'my idol'

Jumat, 15 April 2011
Di hari itu, aku mengalami kecelakaan, gara gara penyakitku. Aku mengidap leukimia, sejak kecil. Dan aku seharusnya tidak boleh keluar dari rumah sakit. Yah, aku emmang gadis tengil, yang nakal. Jadi orang orang rumah sakit itu, selalu panik, karena aku super JAHIL! :D
HARI ITU, hari dimana hari yang benar benar tidak terlupakan, aku antara senang, dan kecewa. Sennagnya, aku kan pingsan di tengah jalan jalan, yang di kejar suster suster gila, tiba-tiba, aku pingsan ditengah jalan, dan seorang cowok, yang sepintas, dia keren, menyelamatkan ku. Wajahnya yang tampan, terlihat samar samar, oh tuhan, berikan aku kesempatan tuk bertemu dia sekali lagi, sebelum hari "itu" menjemputku.

Aku tidak takut pada kematian, karena, kematian, bukanlah sesuatu yang disesali. inilah takdirku, cukup adil tuhan memberiku hidup. Lagi pula, keluarga begitu jarang menjenguku, mereka sesibuk itu, hingga lupa, "aku ini siapanya.."

Hari hari.. aku hanya membayangkan wajahnya. Tanpa aku mengetahui namanya, aku menulis sejuta surat untuknya, tanpa ku kirim, aku hanya menyimpanya. mungkin suatu saat aku dapat mengirimkan padanya. Surat surat itu, hanya dapat kubaca, kubaca, kutulis, ku kenang, dan hanya akulah, penulis, dan pembacanya. Akan kah kau dapat bertemu denganku, dan membaca semua surat suratku?


Dear,
My idol

0 Comment:

Posting Komentar

Apa komentar kaliann..?? ~